Olympic Furniture logo

ENGLISH | BAHASA

Corporate

Corporate i image Thumbnail

Overview Perusahaan

Filosofi perusahaan:
ALL FOR THE BEST and THE BEST FOR ALL
bermakna bahwa semua komponen perusahaan mencurahkan semua upaya dan potensi untuk mencapai kinerja terbaik, dan kinerja terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan bagi semua pihak yang berkepentingan.

Visi Bisnis: Menjadi perusahaan Furniture yang terpercaya dan terpilih.
Misi Bisnis:
1. Mengembangkan produk dan pasar untukkepuasan pelanggan.
2. Membangun kemitrausahaan unutk meningkatkan kepercayaan pemasok dan kreditur.
3. Meningkatkan nilai investasi pemegang saham dan kesejahteraan karyawan.

 
PT. Graha Multi Bintang, adalah sebuah perusahaan bisnis berskala internasional yang bergerak di bidang furniture dengan berbagai bendera mereknya, yaitu : Bernini Living - Gallery, Olympic Premium, Olympic Furniture, Procella Spring Bed, Procella Sofa, Olymplast Plastic Furniture, dan Frontline Office Furniture.
 
Dengan pengalaman bisnis dari Olympic Group yang lebih dari 30 tahun, banyak nya pabrik dengan teknologi modern, serta jaringan distribusi yang luas dan menyeluruh di berbagai kota di Indonesia, bahkan sampai ke mancanegara, ditambah lengkapnya jenis furniture yang dimiliki, membuat PT. Graha Multi Bintang adalah perusahaan yang terpercaya dan terpilih sebagai partner dalam berbisnis.

Memiliki lebih dari 20 Pabrik, 50 Distributor dan 2000 jaringan Customer, yang tersebar di seluruh kota besar dan pelosok di Indonesia, Olympic Group semakin memantapkan langkahnya menjadi merek dengan TOM yang tertinggi bagi keluarga Indonesia.

Olympic Furniture adalah salah satu produsen furniture terbesar di Indonesia dengan kantor pusat  yang bertempat di Kota Bogor. Setelah beroperasi selama lebih BORNEOPOKER.COM BANDAR POKER ONLINE SERTA BANDAR Q ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA dari 26 tahun, Olympic Furniture telah menjadi perusahaan terkemuka yang memenuhi kebutuhan furniture baik dalam maupun luar negeri. Olympic Furniture memiliki lebih dari 49 cabang dan 30 kiani (titik distribusi) yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah memasok produk furniture berkualitas ke lebih dari 3600 toko tradisional, 250 modern retailer outlet, berbagai proyek milik instansi pemerintah dan swasta, direct selling serta menyediakan layanan penjualan online. Selain  itu, Olympic Furniture telah mengekspor produk furniture ke lebih dari 100 negara di berbagai belahan dunia.

Sejarah OLYMPIC

Berawal dari Box Speaker

Pada tahun 1975 mulailah ia menekuni bisnis box speaker dengan merancang dan membuat rangkaian elektroniknya. Hal ini dilakukan dengan modal menjual perhiasan milik isterinya. Ternyata, angin keberhasilan berhembus kencang kearah perjalanan bisnisnya. Box Speaker-nya laku keras dan banyak disukai orang. Sejak itulah selama bertahun-tahun ia terus memproduksi Box Speaker yang ternyata berbahan baku Partikel.

Meja Belajar yang Legendaris

Inspirasi memang kadang datang tak terduga. Suatu hari, Au Bintoro melihat mobil bak terbuka mengangkut sebuah meja belajar yang terbuat dari kayu. Ia berpikir, betapa sayangnya jika mobil sebesar itu hanya mengangkut satubuah meja belajar saja. “Jika mejanya bisa dibongkar pasang, pasti akan lebih menghemat tempat saat diangkut”, katanya dalam hati. Perpaduan bahan Box Speaker yang praktis dan bisa di bongkar pasang dan meja belajar kayu bergumul di pikirannya. Naluri bisnisnya yang tajam melahirkan insipirasi untuk menciptakan Meja Belajar dari bahan partikel yang biasa digunakan untuk Box Speaker. Au pun langsung merancang dan membuat sendiri sebuah meja belajar yang ukurannya lebih kecil dari biasa, berbahan partikel dan dapat dibongkar pasang. Sebagaimana Box  Speaker, Meja Belajar berbahan partikel tersebut juga laris terjual di pasaran, bahkan mulai melegenda. Sampai sekarang, jika bicara soal Meja Belajar, rasanya tak akan afdol kalau tidak menyebut nama Olympic. Akan tetapi, perjalanan menuju sukses memang tidak semulus yang dibayangkan. Ada saja lubang yang siap menghadang langkah. Pernah suatu kali Au mendapat pesanan ribuan meja belajar. Dengan percaya diri walaupun kontrak belum ditandatangani, Au sudah mulai mencicil pembuatan meja itu siang dan malam karena kapasitas produksi waktu itu masih sedikit. Namun malang baginya, pesanan tersebut batal padahal ribuan meja buatannya sudah menumpuk dan disimpan dimana-mana. Tapi langit belum runtuh, setelah menunggu tiga bulan tanpa kepastian, akhirnya Au menjual meja buatannya ke pasar, dan ternyata semuanya habis terjual !!

Lahirnya nama Olympic

Pada tahun 1982, Au Bintoro mendirikan perusahaan untuk memproduksi furniture knockdown secara massal, dan untuk melabel merek produknya tersebut, ia terinspirasi oleh Pesta Olahraga dunia yang berlangsung di Rusia tahun 1984, Olympiade. Lahirlah nama Olympic Furniture lengkap dengan logonya, sebuah nama yang nantinya akan merajai pasar furniture di tanah air. Berawal dari Bogor, meja Olympic mulai merambah Jakarta dan kota-kota besar di Jawa, Sumatra dan Kalimantan. Au melakukan investasi dengan memperluas lahan, membangun pabrik bermesin modern, merekrut banyak karyawan, dan memperluas varian produk. Tempat Tidur, Lemari Hias, Lemari Pakaian, Rak TV, Kitchen Set, dan segala produk furniture lainnya mulai bermunculan dengan Merek Olympic. Pemisahan Divisi Pabrikan (manufacturing) dan divisi Pemasaran (marketing) yang dilakukan berhasil meningkatkan penjualan produk di pasaran. Tetapi cobaan kembali datang dengan datangnya krisis ekonomi yang melanda negara ini pada tahun 1997. Hal ini berdampak buruk pada Olympic. Beruntung Olympic saat itu telah memiliki tenaga-tenaga profesional yang diakui sendiri oleh Au sangat handal, sehingga bisnis Olympic masih dapat berjalan. Setelah masa-masa berat tersebut, produksi Olympic kembali berputar. Saat ini, Olympic  Furniture sudah menjadi bagian hidup dari konsumen Indonesia maupun luar negeri. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya cabang Olympic di seluruh Indonesia dan terdistribusinya produk Olympic hampir ke 100 negara di dunia.